Apakah 2022 Awal dari Ledakan Poker Online di Kalangan Orang India?

Laporan terbaru oleh KPMG mengungkapkan bahwa jumlah gamer online meningkat secara signifikan dari kurang dari 250 juta pemain aktif menjadi 400 juta gamer aktif pada pertengahan 2020. Ini adalah industri yang mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya akhir-akhir ini. Pada tahun 2019, sektor game India diperkirakan bernilai $ 1,89 miliar. Ini diharapkan untuk memecahkan penghalang $ 4 miliar pada tahun 2025, berkat tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 14,01 persen antara tahun 2020 dan 2025.

Salah satu alasan utama di balik lonjakan gamer di India adalah demografi negara tersebut. Dengan salah satu populasi pemuda terbesar di planet ini, tidak mengherankan bahwa generasi berikutnya tertarik pada semua bentuk game online. Juga adil untuk mengatakan bahwa kelas menengah India semakin melebar dari tahun ke tahun, dengan lebih banyak pendapatan yang dapat dibelanjakan memberi para gamer kesempatan untuk menciptakan lingkungan permainan unik mereka sendiri di rumah atau saat bepergian.

Menjamurnya perangkat smartphone dan tablet telah membuat subsektor game mobile berkembang pesat. GroupM menyatakan bahwa India memiliki hampir 700 juta pelanggan unik untuk penawaran smartphone. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika India membanggakan tingkat konsumsi data seluler tertinggi di seluruh dunia, rata-rata 12GB per pengguna setiap bulan. Ini sebagian besar disebabkan oleh evolusi komunitas game seluler kasual di seluruh negeri.

Game seluler membuat teman dan keluarga tetap terhubung, bahkan jika mereka tinggal terpisah ratusan mil di anak benua. Dimungkinkan untuk mengatur permainan pribadi, dimainkan secara real time antara Anda dan orang yang Anda cintai. Yang diperlukan hanyalah koneksi 4G atau Wi-Fi yang andal. Ini bisa berupa game Massly Multiplayer Online (MMO), di mana Anda bekerja bersama sebagai bagian dari tim kolektif. Atau, Anda dapat bermain poker online bersama untuk menikmati sensasi persaingan, dengan sejumlah aplikasi poker uang bermain yang tersedia untuk pemain India serta alternatif uang nyata.

India: Sarang global baru untuk pengembangan game
Dalam hal pilihan game, gamer India semakin dimanjakan dengan pilihan. Berkat industri TI yang mapan di negara ini, pasar game telah dengan cepat menarik lebih banyak pengembang game ke anak benua tersebut. Mordor Intelligence mengklaim jumlah pengembang game online hanya mencapai 25 pada tahun 2010. Pada 2019, angka itu telah tumbuh lebih dari sepuluh kali lipat menjadi 275.

Dengan banyaknya talenta pengembangan game di seluruh India, tidak mengherankan jika para gamer di negara ini telah mengambil hati game kompetitif. EY memperkirakan bahwa hanya 4 persen dari game online dan seluler yang tersedia di Google Play Store berasal dari penerbit yang berbasis di India. Namun, laporan EY mencatat perubahan signifikan dari judul sosial ke judul multipemain yang sangat sesuai dengan permintaan esports yang meningkat di negara ini.

18 bulan terakhir telah melihat fajar era baru untuk eSports di anak benua. Ukuran pasar India sudah diperkirakan Rs3 miliar pada akhir tahun lalu, dengan EY mengantisipasi pertumbuhan lanjutan menjadi Rs11 miliar pada akhir 2025. Sekitar 17 juta pemirsa menonton di seluruh India untuk menonton turnamen eSports terbesar di seluruh dunia, seperti serta yang di dalam negeri seperti All India Esports League. Angka itu juga akan tumbuh menjadi 85 juta pada tahun 2025.

Negara ini telah memiliki organisasi nirlaba yang berfokus pada pemeliharaan dan peningkatan ekosistem eSports di India. Federasi Olahraga Elektronik India (ESFI) telah menjadi anggota penuh Federasi Esports Internasional (IESF), serta Federasi Esports Asia (AESF) dan Federasi Esports Global (GEF). Jelas bahwa game online sudah menjadi bisnis yang serius di India dan baru saja memanas.

Leave a Reply